Tugas 8 Raihan 2103015049

Fungsi Kombinasi Logika

-Half-Adder

penambahan biner sederhana

0+0=0 Nol ditambah nol sama dengan nnol

0+1=1 nol ditambah satu sama dengan satu

1+0=1 satu ditambah nol sama dengan satu

1+1=10 satu ditambah satu sama dengan nol membawa satu

  • Basic Adder

Penting dalam komputer dan juga dalam jenis sistem digital lain di mana data numerik diproses

Half-Adder menerima dua digit biner pada inputnya dan menghasilkan dua digit biner pada outputnya,bit sum dan bit carry

  • The Full-Adder

Full Adder menerima dua bit input dan input carry dan menghasilkan jumlah output dan output carry

Perbedaan mendasar antara full-adder dan half-adder adalah bahwa full-adder menerima input carry.

  • Full-Adder

harus menambahkan dua bit input dan input carry.Dari setengah penambah,jumlah bit input A dan B adalah eksklusif-OR dari kedua variabel tersebut.Untuk input carry (CIN) yang akan ditambah ke bit input, itu harus: eksklusif ORed, dan terakhir menghasilkan persamaan untuk jumlah output dari penambah penuh.

Ini berarti bahwa untuk mengimplementasikan fungsi penjumlahan penambah penuh, dua gerbang OR eksklusif 2-masukkan dapat digunakan.Yang pertama harus membangkitkan A(+)B dan yang kedua memiliki input output dari gerbang XOR pertama dan input carry.

Output carry adalah 1 ketikakedua input ke gerbang XOR pertama adalah 1s atau ketika kedua input ke gerbang XOR kedua adalah 1s.Oleh karena itu,keluaran carry dari Full-Adder dihasilkan oleh input A ANDed dengan B dan A(+)B ANDed dengan Cin.

  • Parallel Binary Adder

Sebuah penambah penuh tunggal mampu menambahkan dua angka 1-bit dan pembawa masukan.Untuk menjumlahkan bilangan biner dengan lebih dari satu bit, kita harus menggunakan Full-Adder tambahan.

  • Tabel kebenaran dari 4-bit parallel adder

Gunakan penambah parallel 4-bit tabel kebenaran untuk menemukan jumlah dan carry keluaran untuk dua bilangan 4-bit berikut jika carry input (Cn-1) adalah 0.

A4A3A2A1=1100

B4B3B2B1=1100.

Solusi:

  • n=1,Av1=0,Bv1=0 dan Cvn-1=0
  • n=2,Av2=0,Bv2=0 dan Cvn-1=0
  • n=3,Av3=1,Bv3=1 dan Cvn-1=0
  • n=4,Av4=1,Bv4=1 dan Cvn-1=1


11000

  • Ev1=0 dan Cv1=0
  • Ev2=0 dan Cv2=0
  • Ev3=0 dan Cv3=1
  • Ev4=1 dan Cv4=1


1011 ditambah dengan 1010 dan asumsi Cvn-1=0 <--- 10101

Contoh :

Tunjukkan bagaimana dua penambah 74LS283 dapat dihubungkan untuk membentuk penambah paralel 8-bit.Tunjukkan bit keluaran untuk nomor masukan 8-bit berikut :

  • A8A7A6A5A4A3A2A1 = 10111001 
  • B8B7B6B5B4B3B2B1 = 10011110

Perbandingan 

Fungsi dasar komparator adalah utnuk membandingkan besaran dua besaran biner untuk menentukan hubungan besaran-besaran tersebut

  • Pembanding 1-Bit
  • Pembanding 2-Bit
  • Pembanding 3-Bit
  • Pembanding 4-Bit


Pembanding 1-bit

outputna adalah 1 ketika masukkan sama

Pembanding 2-bit

outpurnya adalah 1 ketika Av0=Bv0 AND Av1=Bv1

Pembanding 4-bit

Salah 1 dari tiga outputnya akan menjadi HIGH:

A lebih besar dari B (A>B)

A sama dengan B (A=B)

A kurang dari B (A<B)


Untuk menentukan pertidaksamaan bilangan biner A dan B, terlebih dahulu bit orde tertinggi pada setiap bilangan.

Kondisi berikut dimungkinkan :

1.Jika A3 = 1 dan B3 = 0, angka A lebih besar dari angka B

2.Jika A3 = 0 dan B3 = 1, angka A lebih kecil dari angka B

3.Jika A3 =  B3 , maka anda harus memeriksa bit yang lebih rendah berikutnya


Contoh :

Tentukan keluaran A=B,A>B dan A<B untuk bilangan masukan yang ditunjukkan pada gamabr di bawah ini :

A>B adalah HIGH dan output yang lain adalah LOW

Av3 Av2 Av1 Av0

1      0      0     1


Bv3 Bv2 Bv1 Bv0

1       0     1       0


A<B adalah HIGH dan output yang lain adalah LOW

Av3 Av2 Av1 Av0

1      0      1       1


Bv3 Bv2 Bv1 Bv0

1       0      1      0


Dekoder 

dikoder biner

dikoder 4-bit

BCD ke desimal dekoder

BCD ke 7 sekmen dekoder


dikoder biner

outputnya adalah 1 saja ketika:

Av0=1

Av2=0

Av3=0

Av4=1


Tentukan Logika yang diperlukan untuk memecahkan kode bilangan biner 1011 dengan menghasilkan level HIGH pada output

Contoh:

Kembangan logika yang diperlukan untuk 10010 dan hasilkan output LOW yang aktif

X=Av3 Av2 Av1 Av0 = 1011


Dekoder 4-bit

Untuk memecahkan kode semua kemungkinan kombinasi 4-bit, diperlukan enam belas  gerbang (24 = 16).Jenis dekoder ini biasanya disebut dekoder 4-baris-ke-16-baris atau dekoder 1-dari-16


74HC154 1-dari-16 dekoder

IC akan aktif jika output gerbang (EN) HIGH

Jika /CS1 dan /CS2 LOW, maka EN akan HIGH dan IC aktif


Dekoder BCD-ke-desimal

BCD-ke-desimal mengubah setiap kode BCD menjadi salah satu dari sepuluh kemungkinan indikasi digit desimal.Ini sering disebut sebagai dekoder 4-baris-ke-10-baris atau dekoder 1-dari-10.Metode implementasinya sama dengan dekoder 1-dari-16.


Dekoder segmen BCD-ke-7

Dekoder BCD-ke-7-segmen menerima kode BCD pada inputnya dan menggerakkan perangkat tampilan 7-segmen untuk menghasilkan pembacaan desimal.


ENcoders

*Encoder desimal-ke-BCD

*Encoder 8-baris-ke-3-baris

Encoder adalah rangkaian logika kombinasional yang pada dasarnya melakukan fungsi decoder "terbalik".


Multiplexer (pemilih data)

*Multiplexer (MUX) adalah perangkat yang memungkinkan informasi digital dari beberapa sumber untuk dirutekan ke satu jalur untuk transmisi melalui jalur tersebut ke tujuan yang sama.

*Multiplexer dasar memiliki beberapa jalur input data dan satu jalur output.

*Ini juga memiliki input pemilihan data, yang memungkinkan data digital pada salah satu input untuk dialihkan ke jalur output.


Multiplexer

*Multiplexer yang lebih besar dapat dibuat dari yang lebih kecil

*Multiplexer 8-ke-1 dapat dibangun dari multiplexer yang lebih kecil.


Demultiplexer

*Demultiplexer (DEMUX) pada dasarnya membalikkan fungsi multiplexing

*Ini mengambil informasi digital dari satu jalur dan mendistribusikannnya ke sejumlah jalur keluaran tertentu..

Sumber :

https://onlinelearning.uhamka.ac.id/my/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 [Raihan] SDG2BTI22

Tugas 4 Raihan 2103015049 Gerbang Logika