Tugas 4 Raihan 2103015049 Gerbang Logika


GERBANG LOGIKA DAN ALJABAR BOOLEAN

 A.PENGERTIAN GERBANG LOGIKA

Gerbang logika adalah rangkaian digital yang dapat dinyatakan dengan dua keadaan (tegangan/logika tinggi atau tegangan/logika rendah). Gerbang logika merupakan rangkaian dengan satu atau lebih sinyal masukan, tetapi hanya menghasilkan satu sinyal keluaran. Keluaran akan berlogika tinggi (1)atau berlogika rendah (0) tergantung pada sinyal masukan digital yang diberikan.

Rangkaian digital di dalam computer digital dan system digital lainnya dirancang dengan menggunakan disiplin matematika, yaitu Aljabar Boole,nama tersebut diambil dari nama penemunya yaitu George Boole.

 B.GERBANG LOGIKA DASAR

Gambar Logika Dasar

Gerbang logika dasar ada tiga, yaitu :gerbang NOT (inverter),gerbang AND,dan gerbang OR

 A. Gerbang NOT

Gerbang NOT adalah gerbang logika dasar yang mempunyai satu sinyal masukan dan satu sinyal keluaran, dimana keluarannya selalu berlawanan dengan masukannya. Apabila sinyal masukan berlogika 1, maka keluarannya akan berlogika 0, begitu sebaliknya. Jadi, gerbang NOT berfungsi sebagai inverter (pembalik) inputnya. Persamaan logika atau fungsi aljabar untuk gerbang NOT adalah

Y=A

B. Gerbang AND                

Gerbang AND mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Semua masukan harus dalam keadaan tinggi untuk mendapatkankeluaran yang tinggi.Persamaan logika atau fungsi aljabar untuk gerbang AND 2 input adalah

Y= A.B

Operasi AND secara simbolis direpresentasikan dengan menggunakan operator titik (dot),atau boleh disederhanakan tanpa menggunakan titik (dot).


C.Gerbang OR 

Gerbang OR mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran. Jika salah satu atau semua sinyal masukannya tinggi, maka sinyal keluarannya akan menjadi tinggi.Persamaan logika atau fungsi aljabar untuk gerbang OR 2 input adalah

Y= A+B

Operasi OR secara simbolis direpresentasikan dengan menggunakan operator tambah (+)


A.DEFINISI ALJABAR BOOLEAN

    Aljabar Boole adalah salah satu aljabar yang berkaitan dengan variabel-variabel binerdan operasi-operasi logika. Variabel-variabel dalam aljabar boole dinyatakan dengan huruf-huruf seperti : A, B, C, …, X, Y, Z. Sedangkan dalam aljabar Boolean terdapat3 operasilogika dasar yaitu : AND, OR dan NOT.

     Sebuah fungsi Boolean adalah sebuah ekspresi aljabar yang dibentuk dengan variabel-variabel biner, simbol-simbol operasi logika, tanda kurung dan tanda “=”. Untuk sebuah nilaiyang diberikan pada variabel, fungsi Boolean dapat bernilai 1 atau 0.

Relasi-Relasi Dasar Aljabar Boolean

  • Relasi (1), (2), (3) dan (4) disebut dengan Hukum penjalinan dengan konstanta.
  • Relasi (5) dan (6) disebut Hukum perluasan.
  • Relasi (7) dan (8) disebut Hukum komplementasi
  • Relasi (9) dan (10) disebut Hukum komutatif.
  • Relasi (11) dan (12) disebut Hukum asosiatif.
  • Relasi (13) dan (14) disebut Hukum distributif.
  • Relasi (14) tidak dapat digunakan dalam aljabar biasa, tetapi relasi ini sangat berguna dalammemanipulasi ekspresi-ekspresi aljabar boole.
  • Relasi (15) dan (16) disebut Dalil de Morgan.
  • Relasi (17) menyatakan jika suatu variabel dikomplemenkan sebanyak dua kali maka akandidapat nilai asli dari variabel tersebut.
  • Relasi (18) dan (19) disebut Hukum absorpsi





Link OLU Uhamka



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 [Raihan] SDG2BTI22

Tugas 8 Raihan 2103015049